Latest Post

PKS Baik-baik Saja

Written By PKS Kota Bandung on Senin, 14 April 2014 | 21.30


Apa kabar PKS? apakah raihan suara PILEG 2014 ini melemahkanmu dan membuatmu terpuruk?. Ah, kalau media yang jadi ikutan, tentulah hanya hiruk pikuk QC dan ribut-ribut koalisi yang jadi topik utama. Padahal KPU dan saksi partai masih berjibaku mengamankan suara diataspelaksanaan pencoblosan yang agak carut marut. 
Hasil pemilu belum lagi keluar, tidak usah terburu-buru menyimpulkan siapa pemenang dan siapa yang tereliminasi. Ada ribuan TPS yang belum kelar perhitungan manualnya, hormatilah warga negara Indonesia tingkat bawah yang dengan kecintaannya pada negeri ini rela begadang agar dokumen PILEG ini valid dan bisa dipertanggungjawabkan. Koalisi harusnya jadi soal nanti, bukan jadi topik yang ramai dibicarakan sekarang ini. 
Maka disinilah kedewasaan PKS harus dilihat. Ketahui dulu hasil real, pegang dulu dokumen C1 dari seluruh Indonesia, karena itulah senjata jika ada sengketa. Baru kita bicara koalisi, oposisi atau apapun.
PKS baik-baik saja, disaat partai lain sedang dilanda sengketa karena ketua umumnya berkampanye di partai lain, PKS tetap solid disaat banyak berita pengusiran sang "maskot" oleh ketua partainya, PKS tetap dalam harmoni disaat ada ketua partai yang dianggap menghianati 3 capresnya. Pada saatnya PKS akan bicara koalisi, bicara tentang evaluasi terhadap pelaksanaan PEMILU 2014, nanti, setelah perhitungan manual KPU selesai. 
PKS baik-baik saja, kami para kader menerima dengan penuh rasa syukur dengan pencapaian ini dengan tidak meninggalkan evaluasi internal. Sampaikan pada seluruh Bangsa Indonesia bahwa PKS akan tetap memperjuangkan kesejahteraan bagi negeri ini. Dan kami tetap mengajak : Ayo Kobarkan Semangat Indonesia... (manghadi)

Mereka Yang bersiaga Menjaga Suara

Saksi-saksi PKS sudah dikenal oleh semua partai sebagai saksi yang solid dan serius dalam mengawal suara. Kalah ataupun menang perolehan suara, saksi PKS tetap melaksanakan tuganya dengan serius. Ingat ketika Aher menang pertama kali, saksi PKS berjuang mengawal suara pagi siang malam. Pun demikian juga sewaktu kalah dalam piwalkot Bandung 2004, walau dengan perasaan terluka, tetapi tugas tetap terlaksanakan dengan baik.
Dua kali pilkada, gubernur Jawa Barat  dan walikota Bandung, PKS meraih kemenangan dalam waktu yang berdekatan, para saksi semangat dalam mengawal suara. Dan pada PILEG 2014 ini, PKS Kota Bandung mengalami penurunan dalam perolehan suara, apakah para saksi down dan malas? 
Pada kenyataannya, Sistem pelaporan perolehan suara di tingkat KPPS pada pileg 2014 ini sangat rumit, sehingga banyak perhitungan yang gejlog dan menjadikan pelaporan saksi menjadi lama. Para saksi dituntut kejelian yang ekstra, karena disamping rawan pengelembungan suara, juga rawam ketidak singkronan data. 
Hal ini menjadikan proses rapat pleno menjadi sesuatu yang melelahkan dan merepotkan. Tak heran jika pelaksanaan rapat pleno yang seharusnya sehari menjadi molor sampai 3-4 hari. Disinilah kita lihat dedikasi saksi pada tugasnya. Banyak saksi dari PKS yang tidak pulang selama 3 hari, berjaga diantara kepulan asap rokok menjadi perjuangan tersendiri. Apalagi ditambah dengan kenyataan perolehan suara yang jauh dari harapan, betapa sistuasi seperti ini menmbutuhkan stamina fisik dan mental yang extra. 
Kita angkat topi dan beri apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mereka,. semoga pengiorbanan mereka berbuah pahala di sisi Allah SWT, amiin.
(manghadi)

Ketika Saksi Menangis, Tapi Caleg PKS Tersenyum

Written By PKS Kota Bandung on Jumat, 11 April 2014 | 08.40

Suasana di TPS,.
Banyak saksi-saksi PKS di TPS yang terheran-heran melihat sikap caleg PKS terhadap hasil pencoblosan. Mereka (saksi) geleng2 kepala melihat sikap caleg PKS
Banyak cerita menarik yang saya jumpai dari para saksi PKS, mereka yg jadi saksi (rata2 ibu-ibu rumahtangga) menangis kalo ada jumlah suara calegnya di bawah suara caleg dari partai lain.
mereka terheran2 mengapa para caleg PKS tidak nangis, tidak sedih ataupun raut muka yg agak sedikit lesu pun tidak ditemukan, 
Para caleg PKS mangatakan: "sabar, ga perlu panik, ampe nangis sgala, perhitungan suara belum final. kita menunggu takdir, insyaAllah Allah memberikan yg terbaik". 

jawab ibu2 saksi: "lho kok kebalik ya, kita yg jadi saksi jadi nangis, terkadang g bisa tidur, byk fikiran dsb ya?"

Saya jawab: "barangkali itulah bagian dari expresi, manifestasi kecintaan ibu2 & masyarakat pengen banget di seluruh pelosok negeri ini dimpimpin oleh para kader PKS yg solid, amanah, dekat & slalu melayani". 
insyaAllah kami akan terus berjuang

(dikutip dari fb Adi Sucipto dengan beberapa perubahan)

Hasil PILEG 2014 Dalam Kacamata INSTRAT, Partai-partai Islam Meningkat Suaranya


Sebelum memasuki masa kampanye, INSTRAT mengadakan survei terhadap 1200 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Jika dibandingkan dengan hasil perhitungan cepat beberapa lembaga survei yang dirilis kemarin, maka akan terlihat perbedaan kondisi elektabilitas partai sebelum dan setelah kampanye.

Dari data tersebut, terlihat perbedaan terbesar adalah menurunnya suara Partai Golkar secara cukup drastis. Ini berarti Partai Golkar tidak berhasil memaksimalkan masa kampanye dengan baik. Peningkatan terbesar dialami oleh PPP yang berhasil meningkatkan suara selama masa kampanye. Selain PPP, hampir seluruh Partai Islam ternyata berhasil menambah jumlah suara selama masa kampanye.

Jika hasil QC dibandingkan dengan hasil pemilu 2009, peningkatan terbesar terlihat dialami oleh Gerindra dan PKB. Sedangkan penurunan terbesar dialami oleh Partai Demokrat. Partai Nasdem juga cukup fenomenal sebagai partai baru telah berhasil meraih suara sebagai partai papan tengah. 

Peningkatan suara Gerindra dari Pemilu 2009 ke hasil saat ini nampaknya terjadi secara gradual dan berlangsung sebelum masa kampanye di mulai. Hal ini dikarenakan Gerindra dan Prabowo Subianto terlihat konsisten menampilkan diri ke publik, baik dalam bentuk iklan politik maupun keterlibatan dalam Pilkada, seperti DKI Jakarta. Sedangkan di masa kampanye justru suara Gerindra relatif tetap dengan sedikit penurunan

Pada kasus PKB, peningkatan suara terjadi sebelum masa kampanye dan ketika masa kampanye. Akan tetapi, perubahan signifikan nampaknya terjadi ketika PKB mulai menjalankan strategi pencapresan Rhoma Irama, Jusuf Kalla, dan Mahfudz MD. Strategi ini dijalankan sebelum masa kampanye dan sebelum survei dilakukan. Ini yang mengakibatkan suara PKB ketika survei juga relatif telah naik. Ketika masa kampanye, PKB memperoleh angin segar dengan masuknya Rusdi Kirana. Ini memudahkan PKB menggalang dana kampanye dan memaksimalkan masa kampanye yang tersisa.

Bagaimana dengan pengaruh pencapresan Jokowi? Kalau kita cermati, Elektabilitas PDI Perjuangan sebelum pencapresan Jokowi dengan hasil Quick Count tidak jauh berbeda. Ini menunjukkan dugaan awal bahwa Jokowi tidak membawa pengaruh, berbeda dengan prediksi para pengamat politik. Para pengamat berasumsi fenomena tsunami Demokrat akan terjadi kembali ketika Jokowi dicapreskan.

Tidak adanya perbedaan suara antara sebelum deklarasi Jokowi dengan setelahnya bisa jadi disebabkan beberapa faktor. 

Pertama, strategi capres bukan lagi strategi yang istimewa lagi. Hampir semua partai telah menggunakan strategi tersebut, berbeda dengan tahun 2009 ketika hanya Demokrat yang menggunakan strategi mendongleng suara SBY. Capres yang ditawarkan pun, meski tidak bisa meyaingi elektabilitas Jokowi, namun berhasil menawarkan pilihan bagi segmen yang berbeda. Ahmad Heryawan misalkan, berhasil meraih perhatian warga Jawa Barat sebagai satu-satunya Capres pituin. Mahfudz MD dari PKB berhasil memikat warga Jawa Timur bersama Ali Masykur Musa dari Demokrat. Sedangkan di luar Jawa terdapat Hatta Rajasa, Yusril Ihza Mahendra, Jusuf Kalla dan Anis Matta. Untuk kalangan berpendidikan rendah, pilihan Rhoma Irama berhasil menghadirkan alternatif lain. Ini membuat peta menjadi zero sum, dan akhirnya publik kembali melihat ke sosok caleg, bukan lagi capres. 

Kedua, strategi Capres Jokowi pada dasarnya berhasil menambah jumlah dukungan dari nasionalis namun mengurangi dukungan dari kalangan Islam, sehingga secara umum suara PDI Perjuangan tidak berubah.Hal ini ditunjukkan dengan pengurangan suara Golkar serta stagnannya penambahan suara Gerindra, padahal sebelumnya suara Gerindra selalu meningkat secara gradual. Pada saat yang bersamaan hampir semua partai Islam mengalami peningkatan suara. Nampaknya ada kekhawatiran dari kalangan Islam terhadap pencapresan Jokowi, yang dipastikan akan menjadikan Ahok sebagai Gubernur jika terpilih sebagai Presiden. 
(Jalu Priambodo, ST)

Nasihat Para Da'i Untuk Para Pejuang

Written By PKS Kota Bandung on Rabu, 09 April 2014 | 21.41

( Ilustrasi Foto : Pahlawan dalam diam | PKS Piyungan )
 
Disarikan dari chirpstory yang merangkum nasihat para da'i. Kami namai "Nasihat Para Da'i Untuk Para Pejuang"
1. @salimafillah :  الحمد لله رب العالمين
Segala puji bagi Allah; yang dengan nikmatNya sempurnalah semua kebaikan. Segala puji bagi Allah; atas semua keadaan.
 
2. @salimafillah : Allah memberi lebih baik dari yang kita minta, dalam bentuk yang lebih baik dari harapan kita, dengan cara yang lebih baik dari dugaan kita.
 
3. @salimafillah : Maka hari ini; jangan ada yang membuat kita sedih kecuali dosa-dosa. Jangan ada yang membuat kecewa; sebab karuniaNya terindah, apapun jua.
 
4. @salimafillah : Apa yang kan terjadi telah ditulis di sisiNya; maka atas segenap perjuangan & pengorbanan, yang paling kita harap hanyalah surga & ridhaNya.
 
5. @aagym : ''Hari ini waktunya beramal tanpa perhitungan.sedangkan diakhirat waktunya perhitungan tanpa ada amal.''
(Ali bin Abi Thalib)
 
6. @aagym : Kalau sudah nyoblos, tak usah ikut tegang, karena tegang tak akan merubah apapun lebih baik perbanyak doa pasti manfaat
 
7. @tifsembiring : Bagi pejuang, tugasnya adalah bertarung sekuat tenaga. Soal hasil dan kemenangan adalah urusan Allah SWT. Allahu Akbar !! *TS*
 
8. @aagym : Tugas kita hanyalah meluruskan niat, menyempurnakan ikhtiar dan memasrahkan tawakal kpd Alloh selebihnya terserah Alloh saja
 
9. @aagym : Bagi orang yang beriman dan beramal soleh tak ada kata kalah walau terbunuh sekalipun, kalah adalah kalau tak punya iman
 
10. @bachtiarnasir : Masa lalu bkn pilihan kita, kisah sedihnya hny penggalan peristiwa, ukirlah masa dpn indahmu dgn harapan & juang. Jgnserahkan ke org lain.
 
11. @yusuf_mansur : Harapan akan selalu ada...
 
Dipersembahkan untuk para pejuang yang tak kenal lelah (RD)

Terima Kasih, Ucapan PKS untuk Rakyat Indonesia!

Pemilihan Umum untuk legislatif pada hari ini telah usai. Proses perhitungan suara di TPS-TPS pun sebagian besar sudah selesai. Kita semua banyak terpaku di depan televisi melihat berbagai hasil Quick Count yang disajikan oleh televisi-televisi nasional yang bekerjasama dengan pelbagai Lambaga Survey.

Sampai dengan pk 16:50, terpantau beberapa hasil Quick Count dari beberapa lembaga survey dengan data yang masuk sekitar 40 - 60%

Hasil Quick Count dari RRI  terlihat PKS 5,56% dengan data masuk 52,75%

sumber : http://www.rri.co.id/quickcount/
Hasil Quick Count dari SaifulMujani yang bekerjasama dengan beritasatu.com,  terlihat PKS mendapat 6,9% dengan data masuk 63,25%

sumber : http://www.beritasatu.com/

Hasil Quick Count dari Cyrus - CSIS  terlihat PKS mendapat 6,70% dengan data masuk 70%

sumber : http://news.detik.com/pemilu2014/kanal/1562/berita

Trend perolehan PKS terus menerus naik dari jam ke jam walaupun belum masuk ke jajaran Top 5 besar. 

Terima kasih atas semua suara dan dukungannya kepada para pemilih, terima kasih juga kepada para kader dan simpatisan yang telah berjuang selama ini. Berapa pun jumlah suara yang didapat merupakan amanah yang harus diperjuangkan. Doakan dan selalu dukung PKS agar selalu berada di jalan yang lurus dalam lindungan Allah SWT.




Apapun yang terjadi, kami tetap melayani :) #AYTKTM


Kontributor : @wimbawid

30 Menit lagi TPS tutup Gan!

Sekarang pk.12.30, masih ada waktu sebelum TPS ditutup untuk para pemilih yang belum menggunakan hak suaranya. Masih bingung mau pilih yang mana? Udah sih no.3 aja. Seperti yang ramai dikicaukan para pengguna twitter dan sempat menjadi trending topic beberapa jam ke belakang. Hastag #udah3aja menjadi pilihan banyak orang. 

Kenapa sih pilih PKS? ini dia 7 keunikan PKS


Perumpamaan semut, hewan yang bekerja secara berkoloni (tidak bisa sendirian) itu, selalu bergerak ke depan, bekerjasama tanpa ada perebutan makanan. Begitu pula PKS, orang-orang di dalamnya selalu bekerjasama, bergerak terus menuju masa depan. Pekerjaan yang  dilakukan bukan “berebut jabatan” atau “mencari popularitas”. Semut adalah hewan yang rajin, tak pernah berdiam diri, begitu pula aktivis-aktivis di partai ini. Semut selalu tolong-menolong dengan sesama, begitupun orang-orang yang berada dalam partai ini selalu cepat memberi bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah atau orang kesusahan.
PKS itu seperti lebah yang merupakan hewan yang berkoloni  juga, bersatu dan bekerjasama untuk menghasilkan madu. Tidak ada lebah yang dibiarkan menganggur saat memproduksi madu. Karena lebah-lebah yang rajin mengajari lebah yang malas. Kader PKS selalu bergerak untuk mencapai tujuannya tak pernah malas. Selalu mengajarkan orang-orang untuk beraktivitas atau beramal baik.
Pohon kurma juga pantas dijadikan sebagai perumpamaan untuk Partai dakwah ini. Hal ini dilihat dari manisnya buah kurma yang diberikan untuk orang-orang. Bila dilempar batu, pohon kurma tetap memberikan buahnya yang manis. Begitu pun PKS, walau dihina, dihujat, difitnah, namun mereka membalas dengan kebaikan kepada masyarakat dengan ikhlas.
PKS ibarat pohon pisang, selalu mempersiapkan generasi penerus. Tak pernah terjadi kekosongan generasi dalam kehidupan pisang. Seakan-akan ia berpesan untuk terus bermanfaat.





Kalau bingung caleg yang mana, coblos saja Logo partainya. Insya Allah Caleg PKS capable semua. Salam 3 jari! Jadi? #udah3aja :D

PKS Top 5 Parpol? Kok ditutupi?



( Foto : Berita Kompas TV, Top 5 Parpol 9 April Pkl.09.00 WIB)

Bandung. Pemilu legislatif 9 April 2014 hampir berakhir. Kesempatan para pendukung untuk menyuarakan pilihannya segera berakhir. Berbagai media pun mulai merilis hasil quick count nya. Top 5 Parpol pun disiarkan salahsatu TV. PKS ada di salahsatu top 5 itu ternyata. Tapi kok gambarnya gak kelihatan ya?

Hari ini semua parpol peserta pemilu akan menerima kenyataan hasil kerja dan jerih payahnya menyosialisasikan diri selama beberapa bulan terakhir. Berbagai survei dilakukan banyak lembaga survei menyatakan hasil yang beragam. Lucunya, banyak survei mengunggulkan salahsatu partai ketika ada di media televisi tertentu. Terlepas dari itu semua, survei tetap hal yang perlu dihargai adanya.

Hari ini, pukul 09.00 WIB tadi, salahsatu stasiun TV menyiarkan top 5 parpol yang ada di Pemilu 2014 ini. Terlihat beberapa gambar parpol. Urutan kedua dimulai dari PDIP - Golkar - Gerindra - lalu Demokrat. Namun ada satu partai yang terhalangi gambarnya oleh presenter acara TV tersebut. Padahal, partai tersebut ada di urutan pertama Top 5 Parpol. Parpol apa sih itu? Kenapa ditutupi begitu ya? (RD)

Mencoblos Untuk Bahagia


Bandung. Apakah anda sudah ke TPS hari ini? Jika sudah, anda pasti bahagia, karena anda sudah menunaikan hak sekaligus kewajiban membela negara kita, Indonesia.

Memilih dalam Pemilu adalah salahsatu dari pengamalan hak dan kewajiban warga negara untuk membela negara. Mengapa? karena melalui Pemilu ini, kita menentukan nasib Indonesia setidaknya lima tahun ke depan. Lalu, setelah pulang dari TPS usai mencoblos, apakah anda bahagia? Bahagia atau tidaknya bergantung pada pilihan anda. Jika anda telah memilih parpol dan caleg terbaik, maka anda pasti bahagia. Semoga kita semua bahagia hari ini, setelah pulang dari TPS. Jika belum? pergilah ke TPS, mencoblos untuk bahagia! (RD)

Eits, lihat ini dulu sebelum nyoblos!

( Foto : Para Pemilih Sebelum tentukan pilihan di Bilik Suara)

Bandung. Apa yang anda lakukan sebelum masuk ke bilik suara dan mencoblos parpol atau caleg pilihan anda? Simak ini dulu, agar anda tidak bingung.

Saat anda pagi-pagi datang ke TPS, akan ada beberapa hal yang anda temukan. Mulai dari satuan pengamanan, para petugas KPPS, berikut segala perlengkapan yang memberikan informasi lengkap mengenai tata cara pemilihan. 

Jika anda belum tau siapa saja calon anggota legislatif dan parpol peserta pemilu di dapil anda, jangan khawatir. Di bagian depan TPS, anda bisa menemukan foto dan nama caleg serta asal parpol yang mengusungnya. Sebelum mendaftarkan diri ke meja KPPS yang pertama, silahkan tengok dan lihat baik-baik wajah para calon wakil anda di meja legislatif. Lihat yang menurut anda terbaik, dari Partai terbaik. (RD)
 
Support : Tim Media DPD PKS Kota Bandung Jalan Brigjen Katamso no. 17 Phone: 022-7208303 / 7237260 - Redaksi menerima tulisan, opini, agenda dan Foto kegiatan - Kirim ke humas.pksbdg@gmail.com